Sabet Predikat Penghafal Terbaik, 5 Siswa SMPN 1 Tegalombo Sukses Wisuda Tahfidz Lewat ‘SARAPAN MADU’

Pacitan - Sebanyak 5 siswa SMP Negeri 1 Tegalombo, Pacitan, sukses menorehkan prestasi gemilang dalam prosesi Wisuda Tahfidz 1 Kecamatan Tegalombo yang digelar di Kantor Kecamatan Tegalombo, Senin (25/5/2026). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kesuksesan sekolah dalam membentuk karakter religius siswa di tengah gempuran era digital.
Kepala SMP Negeri 1 Tegalombo, Subroto, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para anak didiknya. Dari 5 siswa yang dinyatakan lulus ujian hafalan (munaqasyah), 2 di antaranya sukses menghafal Juz 30 penuh.
"Alhamdulillah, 5 siswa kami berhasil lulus wisuda tahfidz, dan 2 di antaranya hafal Juz 30 penuh, atas nama Ataya Safa Auberta dan Setiyawati. Bahkan khusus untuk ananda Safa, berhasil mendapat predikat sebagai penghafal terbaik tingkat SMP," kata Subroto kepada detikcom, Selasa (26/5/2026).
Subroto menjelaskan, capaian manis ini tidak lepas dari konsistensi sekolah dalam menerapkan program pembiasaan karakter. Prestasi ini merupakan buah dari perpaduan program inovasi internal sekolah dan program unggulan daerah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan.
"Ini adalah hasil manis perpaduan program sekolah kami, yaitu SARAPAN MADU (Santun Ramah Sopan Melaksanakan Sholat Dhuha), dan tentunya program Sekolah sak Ngajine dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan," imbuhnya.
Ikut Andil Cetak Generasi 'Berotak London, Berhati Masjidil Haram'
Capaian siswa SMPN 1 Tegalombo ini selaras dengan target besar yang diusung oleh panitia bersama. Ketua Penyelenggara, Muhammad Zain Hanafi, S.Pd., sebelumnya menyebut bahwa wisuda tahfidz yang melibatkan sinergi KKG PAI, K3S, Korwil, MKKS SMP, hingga pengawas TK ini dirancang untuk melahirkan generasi yang seimbang secara intelektual dan spiritual.
"Target kita mencetak generasi yang 'Berotak London, Berhati Masjidil Haram'—berwawasan global namun tetap teguh memegang nilai agama," ujar Zain.
Langkah progresif sekolah-sekolah di Tegalombo ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Camat Tegalombo, Edy Wasana, SE. Menurutnya, keberhasilan para siswa penghafal Al-Qur'an ini merupakan benteng moral terbaik sekaligus investasi masa depan bagi wilayah Tegalombo.
"Pemerintah kecamatan sangat mendukung penuh kegiatan mulia ini. Kita tidak hanya butuh generasi yang pintar sains atau matematika, tapi juga yang sholeh, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur'an. Anak-anak inilah yang nantinya akan membawa keberkahan dan kedamaian di wilayah kita," pungkas Edy Wasana. (BSU)
Related Articles