Kegiatan Jemaah Haji, di Asrama Haji Surabaya
Selamat jalan Jemaah Haji,
Setelah secara resmi diberangkatkan oleh Bupati dan kita semuanya, Jemaah Haji dari Pacitan yang bergabung di Kloter SUB-25, menuju ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Sesuai jadwal yang ditetapkan Jemaah Haji Kloter SUB-25 yakni masuk AHES pada hari Senin tanggal 27 April 2026 pukul 18.50 WIB.
Berikut kegiatan jemaah haji setelah masuk AHES, yang diolah dari info grafis Prosedur Alur Layanan Jemaah Haji di Embarkasi Surabaya dari Kementerian Haji dan Umrah RI.
Penerimaan Jemaah (Hall Mina) – Senin, 27 April 2026, pukul 18.50 WIB – selesai (estimasi 2-3 jam).
|
1. |
Jemaah turun dari bus menempati kursi dikelompokkan sesuai rombongan di Gedung/Hall Mina AHES. |
|
2. |
Dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK). Pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, suhu, nadi, saturasi oksigen), tes kehamilan bagi wanita usia subur (WUS), vaksinasi wajib (meningitis dan COVID-19), serta skrining cepat penyakit menular/kondisi kesehatan kritis. |
|
3. |
Dibagikan dan diberikan Kartu Akomodasi dan Konsumsi, yang berisi informasi kamar tempat istirahat di AHES. |
|
4. |
Diberikan Gelang Identitas Jemaah Haji, yang berisi data : nomor kloter, nomor paspor, nomor maktab, tahun keberangkatan, logo Kemenhaj RI, tulisan "Indonesia" beraksara Arab, serta bendera Merah Putih. |
|
5. |
Menerima Living Cost dan bukti tanda tangan di kwitansi (amplop dibuka dan dicek selama di depan petugas yang menyerahkan). Besar living cost SAR 750 - (750 riyal) - terdiri dari satu lembar SAR 500, dua lembar SAR 100, dan satu lembar SAR 50. |
|
6. |
Diserahkannya Paspor tervisa haji (petugas PPIH Dokumen memfoto dan memasukkan paspor ke dalam tas paspor). |
|
7. |
Menerima tiket dan boardingpass dan dimasukkan ke tas paspor, tidak terpisah dari paspor yang sebelumnya diterima. |
|
8. |
Jemaah menerima Kartu Nusuk dan upload di aplikasi untuk aktivasi. Kartu Nusuk adalah identitas digital resmi wajib bagi jemaah haji resmi tahun 2026 yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi untuk mengakses layanan ibadah. Kartu berisi QR code ini krusial untuk masuk ke Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina, serta menjadi bukti legalitas yang diperiksa ketat oleh aparat. Jemaah wajib membawanya setiap saat. |
|
9. |
Jemaah keluar gedung penerimaan akan diserahkan Perbekes yang isinya APD (Masker medis dan masker kain, Oralit untuk mencegah dehidrasi, Botol semprot (spray) air untuk mengantisipasi cuaca panas, Plester cepat, tisu basah, dan hand sanitizer, Molakrim atau krim pelembap untuk kulit oleh PPIH Bidang Kesehatan. Jemaah diarahkan petugas masuk kamar yang ditentukan untuk istirahat. |
AHES, Selasa, 28 April 2026 – Kamar Jemaah, Masjid, dan Gedung Pemberangkatan
|
1. |
Istirahat – tidur, sampai ibadah sholat subuh di Masjid AHES. Bakda sholat subuh diadakan pembinaan/pemantapan manasik haji bagi jemaah yang akan berangkat. |
|
2. |
Pembinaan dan pemantapan PPIH Kloter, Ketua Rombongan (Karom), dan Ketua Regu (Karu) oleh PPIH Pembinaan. |
|
3. |
7 jam sebelum atau (-7) Take Off jam 18.50 WIB, jemaah keluar kamar menuju gedung pemberangkatan. Kloter SUB-25 take-off 18.50 WIB, maka sekira pukul 11.50 WIB jemaah diminta keluar kamar masing-masing untuk menuju Gedung Pemberangkatan memakai batik haji nasional dengan membawa tas paspor dan koper kabin. |
|
4. |
6 jam sebelum atau (-6) Take Off jam 18.50 WIB, proses pemberangkatan (jemaah dipanggil satu per satu urut praman (daftar sementara calon jemaah haji yang disusun sebelum penerbitan manifes final, mencakup data kloter, embarkasi, dan jadwal penerbangan), terkait dengan pengumpulan dan pengolah dan validasi data (pulahta) imigrasi oleh PPIH Imigrasi. Sebelum naik bis jemaah dan barang bawaan (tas paspor dan koper kabin) dilakukan pemerikaan mesin X-ray. |
|
5. |
5 jam sebelum atau (-5) Take Off jam 18.50 WIB, jemaah dengan kendaraan Bis Khusus menuju Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.
Dilakukan pemeriksaan keimigrasian, selanjutnya antri naik pesawat dan terbang (take off) menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport). |
Catatan :
1. Disela antrian pemeriksaan/penerimaan di Hall Mina (gedung penerimaan), bisa jadi ada jemaah akan dipanggil dan diminta membuka koper besar – yang sebelumnya sudah tiba di AHES – karena kedapatan membawa barang terlarang atau barang/benda yang dilarang masuk koper besar.
2. Saat dilakukan pemeriksaan kesehatan ada jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, maka akan dirujuk di Rumah Sakit Haji Surabaya.
Semoga saudara-saudara kita sehat bugar, mendapatkan kemudahan dan kelancaran menunaikan ibadah haji dan menjadi haji mabrur. Aamiin.
[Ambyah]
Related Articles