PW IGABA Jawa Timur Perkuat Kemandirian, Menuju PAUD Aisyiyah Unggul
Pimpinan Wilayah Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (PW IGABA) Jawa Timur menggelar kegiatan TURBA (Turun ke Bawah) Wilayah Kerja I dengan tema “Strategi Kemandirian IGABA dan Penguatan Visi Misi KB/TK/RA menuju PAUD Unggul dan Berkemajuan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Huriya Ballroom Pacitan, Jl. Kusuma Admaja, Kradenan, Bangunsari, Pacitan.
Kegiatan ini diikuti oleh 448 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Peserta terdiri dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan IGABA Jawa Timur sebanyak 5 orang, Kabupaten Pacitan 61 orang, Kabupaten Ponorogo 162 orang, Kabupaten Madiun 21 orang, Kota Madiun 30 orang, Kabupaten Magetan 35 orang, Kabupaten Ngawi 60 orang, Kabupaten Nganjuk 56 orang, serta pengurus IGABA Pacitan sebanyak 18 orang.

Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Koordinator Pengawas RA/BA se-Kabupaten Pacitan, Ketua IGTKI, Ketua HIMPAUDI, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pacitan yang diwakili oleh Bapak Edi selaku Wakil Ketua PDM. Sementara itu, tamu undangan dari Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Ketua IGRA berhalangan hadir karena adanya kepentingan lain.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra-acara yang menampilkan hafalan Surat Al-Mulk oleh Ananda Falih dari BA Baleharjo serta tari “Lestari Budayaku” yang dibawakan oleh 16 siswi BA ‘Aisyiyah Pacitan. Penampilan ini memberikan nuansa religius sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.
Acara inti dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Siti Aisyah, S.Pd dari BA ‘Aisyiyah Wonoanti I. Suasana semakin khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars ‘Aisyiyah, dan Mars IGABA yang dipimpin oleh dirigen Dewi Lestiarini, S.Pd dari BA ‘Aisyiyah Sanggrahan.
Ketua Panitia Wilker I, Dra. Heri Setyowati, S.Pd dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Sambutan iftitah disampaikan oleh Ketua PDA Pacitan, Hj. Khomariyah, yang menekankan pentingnya penguatan nilai keislaman dan profesionalisme guru dalam pendidikan anak usia dini.
Sambutan dari Plt. Kepala Kementrian Agama yang turut memberikan dukungan terhadap peran IGABA dalam meningkatkan mutu pendidikan RA/BA. Acara dilanjutkan dengan doa oleh Bapak Ediyanto selaku perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pacitan. Usai memimpin doa, beliau juga memberikan motivasi dan dukungan kepada para guru IGABA agar terus berkembang dan maju, bahkan menyemarakkan suasana dengan yel-yel yang membangkitkan semangat peserta.
Dalam sambutannya, Ketua PW IGABA Jawa Timur, Eulis Su’adah, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan TURBA keempat selama masa kepemimpinannya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada panitia dan seluruh peserta atas kerja sama dan semangat yang luar biasa.
Beliau juga menegaskan bahwa IGABA telah berkembang menjadi organisasi yang mandiri dan memiliki potensi besar untuk terus maju. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan tidak ragu terhadap kemandirian organisasi dan terus meningkatkan kompetensi diri.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan beberapa program strategis, diantaranya sosialisasi kemandirian IGABA dan penguatan visi-misi KB/TK/RA, pelatihan peningkatan kualitas guru yang akan difasilitasi oleh IGABA, serta rencana pelaksanaan Festival ‘Aisyiyah pada bulan Juni mendatang. Selain itu, juga mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi dalam pengembangan Aisyiyah Training Center (ATC) melalui infaq guna mendukung kemajuan ACT.
Acara dilanjut dengan materi. Pada materi sesi pertama, Dra. Rachmi Aida, M.Pd.I menyampaikan workshop tentang strategi kemandirian IGABA. Ia menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam mengelola amal usaha, yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Guru juga diharapkan mampu memahami profil anak serta menerapkan pendekatan pembelajaran yang efektif, termasuk melalui konsep “lima bahasa cinta” dalam pendidikan.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Siti Asmah, M.Ag yang membahas penguatan kepribadian guru ‘Aisyiyah. Ia menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai manajer pembelajaran. Guru ‘Aisyiyah harus memiliki empat kompetensi utama, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, materi ketiga tentang program kerja disampaikan oleh Zakiyatut Darojat, S.Pd, yang memaparkan arah kebijakan dan penguatan organisasi ke depan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan pengurus PW IGABA Jawa Timur.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya kegiatan TURBA Wilker I yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, serta mendorong terwujudnya lembaga PAUD ‘Aisyiyah yang unggul, mandiri, dan berkemajuan di Jawa Timur.
[Tim Media PDA Pacitan]
Related Articles