Jamaah Haji KBIHU Al-Mabrur Siap Berangkat ke Tanah Suci

AUM-Mu 21 Apr 2026 20:02 4 min read 51 views By Ambyah

Share berita ini

Jamaah Haji KBIHU Al-Mabrur Siap Berangkat ke Tanah Suci
Ibadah haji dan umrah merupakan dua bentuk perjalanan spiritual yang memiliki makna sangat dalam bagi umat Islam. Keduanya bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah proses penyucian diri dan pendekatan kepada Allah SWT. Hikmah haji dan umrah tidak hanya dirasakan ketika seseorang berada di tanah suci, tetapi juga membekas sepanjang hidupnya. Dalam setiap rangkaian ibadah, terkandung nilai-nilai luhur seperti kesabaran, keikhlasan, persaudaraan, dan ketaatan yang menjadi pelajaran hidup bagi setiap muslim.

Sebanyak 82 jamaah haji asal Kabupaten Pacitan yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Mabrur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pacitan menyatakan kesiapan penuh untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. Kesiapan ini ditandai dengan tuntasnya berbagai proses administrasi dan pembekalan, termasuk pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), pembuatan paspor, pengajuan visa, dan bimbingan manasik secara intensif selama satu tahun terakhir ini. 

 

Pembekalan terakhir dilaksanakan pada tanggal 12 April 2026 pekan lalu. Momen ini juga menjadi ajang penyampaian pesan-pesan penting dan dukungan spiritual dari para pembina dan pengurus KBIHU Al-Mabrur juga terkait dengan update terakhir pelaksanaan pembayaran dam nusuk.

 

Samsuhadi, selaku Sekretaris KBIHU Al-Mabrur, menyatakan bahwa menekankan pentingnya keyakinan sebagai tamu Allah SWT. “Jangan berkecil hati. Jika tamu manusia saja disambut dengan baik, apalagi kita sebagai tamu Allah. Yakinlah pada sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang-Nya,” tuturnya. Ia juga mengingatkan jamaah agar siap dengan segala dinamika dan kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2026, bagaimanapun tahun ini adalah pertama kali penyelenggaraan haji dilaksanakan oleh Kementerian Haji dan Umrah dengan menegaskan semboyan: Siap tidak siap harus siap.

 

Sebagai bagian dari kesiapan melaksanakan ibadah haji melalui KBIHU Al-Mabrur, para calon jamaah telah dilakukan pembekalan sesuai dengan Silabus yang telah ditentukan, dengan tujuan membekali calon jemaah dengan pengetahuan, kemampuan, dan mental yang diperlukan agar dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri dan sah sesuai syariat. 


Materi  bimbingan di KBIHU Al-Mabrur antara lain : 

 

  1.  Materi Dasar dan Fikih Haji
    Thaharah (Bersuci): Tata cara bersuci, tayamum, dan wudhu di pesawat/kondisi darurat.
    Dasar-Dasar Haji dan Umrah: Pengertian, hukum, syarat, rukun, dan wajib haji.
    Jenis Haji: Perbedaan Haji Tamattu', Ifrad, dan Qiran (umumnya KBIHU fokus pada Haji Tamattu').
    Larangan Ihram: Hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mengenakan ihram dan dam (denda) yang dikenakan.
  2. Materi Manasik Ibadah (Teori & Praktik)
    Manasik Umrah: Niat di Miqat, Tawaf, Sa'i, dan Tahallul.
    Manasik Haji: Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina, dan melontar Jumrah.
    Praktek Lapangan: Simulasi langsung memakai ihram, tawaf, sa'i, dan lempar jumrah di tempat yang disimulasikan mirip dengan Tanah Suci.
    Doa-doa: Hafalan doa harian, doa di tempat mustajab, dan doa thawaf/sa'i.
  3. Materi Kebijakan dan Teknis Perjalanan
    Kebijakan Pemerintah: Hak dan kewajiban jemaah haji, peraturan imigrasi, dan tata tertib selama di Arab Saudi.
    Manajemen Perjalanan: Prosedur keberangkatan (embarkasi), teknis penerbangan, perjalanan di Arab Saudi, dan pemulangan (debarkasi).
    Penyelesaian Dokumen: Paspor, visa, dan pemeriksaan kesehatan.
  4. Materi Kesehatan dan Keselamatan (Promotif & Preventif)
    Kesehatan Jemaah: Pemeriksaan, skrining, edukasi kesehatan, dan latihan kebugaran.
    Manajemen Suhu Ekstrem: Tips menghadapi cuaca panas, hidrasi, dan menghindari heatstroke.
    Pertolongan Pertama: Penanganan mandiri penyakit umum (flu, batuk, kelelahan) dan pemakaian obat-obatan.
  5. Materi Pendukung (Mental, Spiritual, dan Pengetahuan Umum)
    Manajemen Keikhlasan: Membangun niat tulus, kesabaran, dan kekhusyukan.
    Sejarah Tempat Suci: Pengetahuan tentang Makkah, Madinah, dan tempat-tempat bersejarah.
    Moderasi Beragama: Bimbingan manasik berbasis moderasi, toleransi dalam beribadah, dan persaudaraan sesama jemaah.
    Kehidupan Berjamaah: Etika berkomunikasi dan berinteraksi selama perjalanan kelompok.     

 

Dari berbagai materi menggunakan pendekatan yakni :

Pendekatan Fikih Taysir (Kemudahan) : mengedepankan prinsip kemudahan dalam beribadah, terutama bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi (risti).
Moderasi Manasik (Tawasuth): Memberikan pilihan-pilihan hukum yang argumentatif sesuai dengan konteks dan kondisi jemaah di lapangan tanpa mengurangi kesakralan ibadah.
Filosofi dan Makna Spiritual: Dilengkapi dengan penjelasan mendalam mengenai makna spiritual dari setiap rangkaian ibadah, seperti filosofi pakaian ihram yang melambangkan kesetaraan di hadapan Allah.

 

Sebanyak 82 jamaah dari KBIHU Al-Mabrur tersebut akan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 25 Embarkasi Surabaya (SUB) bersama total 380 jamaah lainnya, termasuk petugas. Rombongan dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026 pukul 18.50 WIB dan terbang menuju Madinah pada 28 April 2026 pukul 18.50 dari Bandara Juanda Surabaya.

 

Kesiapan yang matang serta semangat spiritual yang kuat menjadi fondasi bagi para calon tamu Allah ini untuk menjalankan rukun Islam kelima. Dengan doa dan bimbingan yang menyertai, para jamaah berharap dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk, lancar, dan menjadi haji yang mabrur.

[Ambyah]

 

Jadwal Kloter Embarkasi Surabaya 1447 H/2026 M, klik di sini.

 

 

 

Cokro15
Chat with us on WhatsApp