Arah Baru IPM: Dari Seremoni Menuju Gerakan Nyata untuk Pelajar Indonesia

Ortom-Mu 12 Apr 2026 21:17 3 min read 8 views By Ambyah

Share berita ini

Arah Baru IPM: Dari Seremoni Menuju Gerakan Nyata untuk Pelajar Indonesia
“Kita harus turun ke sekolah, madrasah, hingga komunitas pelajar di pelosok desa. Di mana ada masalah pelajar, di situ ada IPM yang menyelesaikan....."

YOGYAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) periode 2026–2028, Dany Rahmat Muharram, menegaskan komitmen baru organisasi pelajar tersebut dalam acara Pengukuhan PP IPM yang digelar di Universitas Ahmad Dahlan pada Ahad (12/04).

Mengusung tema “Arah Baru IPM: Membumikan Gerakan, Mencerdaskan Semesta”, ia menekankan pentingnya transformasi gerakan IPM agar lebih relevan dengan tantangan zaman.

Dalam sambutannya, Dany menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan waktu yang tepat untuk meneguhkan kembali tanggung jawab intelektual dan moral kader IPM.

“Di pundak kita tersemat lambang pena yang bukan hanya menjadi pajangan, tetapi simbol tanggung jawab untuk pelajar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menyoroti kondisi zaman yang diwarnai limpahan informasi, namun sering kehilangan makna. Menurutnya, percepatan teknologi tidak selalu diiringi dengan pertumbuhan empati. Oleh karena itu, IPM hadir dengan visi baru untuk menjawab keresahan tersebut melalui gerakan yang lebih membumi dan berdampak nyata.

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah konsep “membumikan gerakan”. Dany menegaskan bahwa ke depan IPM tidak boleh terjebak pada aktivitas administratif semata di ruang rapat. Sebaliknya, IPM harus hadir langsung di tengah realitas pelajar.

“Kita harus turun ke sekolah, madrasah, hingga komunitas pelajar di pelosok desa. Di mana ada masalah pelajar, di situ ada IPM yang menyelesaikan,” tegasnya.

Ia juga mengajak kader IPM untuk menjadi lokomotif dalam mendefinisikan pelajar ideal, yakni pelajar yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya guna. Menurutnya, IPM harus menjadi organisasi yang pertama disebut ketika berbicara tentang pelajar di Indonesia.

Lebih jauh, Dany menekankan bahwa IPM bukan sekadar nama organisasi, melainkan menyangkut nasib jutaan pelajar di seluruh negeri. Ia menggambarkan berbagai realitas yang dihadapi pelajar, mulai dari keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil hingga krisis identitas dan tekanan mental di perkotaan.

“Jika kebijakan yang kita ambil tidak mampu menjangkau mereka, maka kita telah gagal mengemban amanah,” ujarnya.

Pada aspek “mencerdaskan semesta”, Dany menjelaskan bahwa misi IPM melampaui sekadar peningkatan intelektual internal. IPM diharapkan menjadi agen pencerah yang membawa literasi, kedamaian, serta solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekologi. Hal ini, menurutnya, merupakan wujud dari nilai rahmatan lil ‘alamin yang harus diemban oleh setiap kader.

Ia menambahkan bahwa arah baru ini menuntut IPM menjadi organisasi yang inklusif dan adaptif, tanpa meninggalkan prinsip dakwah amar ma’ruf nahi mungkar. Dalam menghadapi dinamika zaman yang terus bergerak cepat, ia mengingatkan bahwa tantangan tidak akan berhenti menunggu kesiapan organisasi.

Menutup sambutannya, Dany mengajak seluruh kader IPM dari berbagai tingkatan untuk bergerak bersama mewujudkan perubahan nyata.

“Jangan biarkan IPM hanya menjadi catatan kaki dalam sejarah pelajar Indonesia. Jadikan IPM sebagai judul utama dari setiap perubahan positif di negeri ini,” pungkasnya.

 

Sumber : https://muhammadiyah.or.id/2026/04/arah-baru-ipm-dari-seremoni-menuju-gerakan-nyata-untuk-pelajar-indonesia/
Cokro15
Chat with us on WhatsApp