Antawisipun Tradisi lan Dalil, Khutbah Jumat

Dakwah-Mu 23 Apr 2026 20:33 2 min read 51 views By Majelis Tabligh PDM Bantul

Share berita ini

Antawisipun Tradisi lan Dalil, Khutbah Jumat
Wonten pundi kemawon lan kapan kemawon, Islam saged lumampah sesarengan kalian kondisi masyarakat sarta budayanipun. Mboten saged dipun kiwa-aken bilih tradisi lan budaya masyarakat bade benten-benten wonten ing sadengah papan, menika minangka sunnatullah ingkang lumampah ing panggesangan.

Islam masuk ke bumi Indonesia  lengkap dengan budayanya. Karena Islam masuk dan berkembang dari negeri timur tengah, maka Islam yang masuk ke Indonesia tidak terlepas dari budaya Arabnya. Pada  awal-awal masuknya dakwah islam ke Indoesia dirasakan sangat sulit membedakan mana ajaran islam dan mana budaya barat. 


Masyarakat awam menyamakan antara perilaku yang ditampilkan oleh orang Arab dengan perilaku ajaran islam. Seolah-olah apa yang dilakukan orang Arab tersebut mencerminkan ajaran islam, bahkan hingga kini budaya Arab masih melekat pada tradisi masyarakat Indonesia. 


Dalam perkembangan dakwah islam di Indonesia para da’i mendakwahkan ajaran islam melalui bahasa budaya, sebagaimana  dilakukan oleh para Wali Songo di tanah Jawa. 


Karena kehebatan para wali Allah dalam mengemas ajaran islam dengan budaya setempat sehingga masyarakat tidak sadar bahwa nilai-nilai islam telah masuk dan menjadi teradisi dalam kehidupan sehari-hari mereka. 
Lebih jauh lagi bahwa nilai-nilai islam sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan mereka. 


Thema khutbah Jumat hari ini (24/4) yang disusun oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul, kurang lebih membahas tentang budaya dalam perspeksi dakwah Islam. 


Teks khutbah lengkap termasuk teks khutbah bahasa Jawa, kilik disini.

 

 

Foto diambil dari https://liputan6.com

 

Cokro15
Chat with us on WhatsApp